Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Januari 2013

Bertambah Tua Bertambah Karya


Hari ini saya masih hidup
masih ada oksigen yang terhirup
masuk lewat rongga hidung hingga ke paru-paru
tanda bahwa hari ini memulai babak baru

Berpikir berulang tantang masa lalu
jauh sekali pergi berlalu
hari-hari dan waktu terbuang
tak kan kembali datang

Bertambah tualah usiaku
Bertambah payahlah tenagaku
Namun semangat jangan lekas pudar
Menjalani hidup dengan tabah dan sabar

Bertambah tua janganlah bertambah dosa
Bertambah usia imbangi dengan bertambah karya
Terus maju menggapai asa
Meskipun halangan dan rintangan menerpa

Darah ini darah pejuang
Tak kan habis tertumpah pedang
Semangat berkobar menantang menerjang
Sampai datang ajal membayang

Kamis, 27 Desember 2012

Ternyata Aku yang di Skak Mat


Hemm, agaknya memang aneh.
Ada apa dengan diriku kenapa rasanya begitu sakit?
Kalah, merasa diri ini telah kalah dalam perlombaan yang sebenarnya tak ada pemenangnya.
Kecewa memang ketika sudah bersiap menyerbu tapi sudah diserbu duluan.
Skak mat ente mati langkah brother.

Mati langkah??

Baik, kuulangi lagi semuanya.
Kutuliskan lagi untuk siapa bintang itu akan diberikan.
Ketika bidak hendak meminang queen negeri seberang.
Sudah mati terkapar sebelum menjadi menteri nan gagah berani.

puisi aneh yg ditulis pada hari ini jumat, 28 Desember 2012
atau tak layak disebut puisi
tanpa kata-kata manis  apalagi romantis
karena hati ini telah teriris sadis

namun tak perlu lah mata ini menangis
cukup bibir ini yg meringis
mengharap buah manggis
datang dari tangan seorang gadis

Kamis, 20 Desember 2012

Puisi B.J Habibie untuk Ainun


sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena aku tahu bahwa semua yang ada pasti mjd tiada pada akhirnya
dan kematian adalah sesuatu yang pasti
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat
adalah kenyataan bhwa kematian benar2 dapat memutuskan kebahagiaan dlm diri seseorang,
sekejap saja,
lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba2 hilang berganti kemarau gersang
pada airmata yang jatuh kali ini,
aku selipkan salam perpisahan panjang
pada kesetiaan yang telah kau ukir,
pada kenangan pahit manis selama kau ada

aku bukan hendak mengeluh,
tapi rasanya terlalu sebentar kau disini
mereka mengira akulah kekasih yang baik bagimu sayang.
Tanpa mereka sadari, bhwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku mendua,
tapi kauajarkan aku kesetiaan, shg aku setia,
kau ajarkan cinta, shg aku mampumencintaimu spt ini

selamat jalan,
kau dariNya dan kembali padaNya
kau dulu tiada untukku,
dan sekarang kembali tiada
selamat jalan sayang ,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku

selamat jalan,
calon bidadari surgaku


Begitu besar dan tulus rasa cinta dan kasih Pak Habibie kepada Almarhumah istri beliau. Apakah suatu hari nanti akupun bisa merasakannya?
Biarlah Allah yang menjawab semua teka-teki kehidupan ini.

Minggu, 02 Desember 2012

Surat Cinta Untuk Bunda


- Surat Cinta Untuk Bunda -


Entah kenapa aku ingin pulang, 

mendekapnya, memeluknya, menciumnya. 
Wahai ibu 
Seandainya langit dan bumi ini dibentangkan. 
Maka Insya Allah semua itu tak akan cukup membeli rasa cintaku untukmu.
Demi Rabb yg telah menciptakanku dan menanamku di dalam rahimmu 
Sungguh engkaulah wanita pertama yg paling kusayangi di muka bumi ini. 
Meski suatu saat nanti akan datang wanita lain yg akan mengisi hidupku. 
Namun tak akan mengurangi rasa cintaku untukmu.


Dahulu ketika aku masih kecilengkau begitu sabar menyayangikuMeski pernah kusakiti hatimuengkau tak membenciku dan semakin menyayangiku


Kini aku beranjak dewasa dan kaupun masuk usia senja

Namun senyum di wajahmu selalu terbayang
Senyuman tulus dari seorang bunda untuk anak tercinta


Tapi kini engkau menangis seakan berbisik"Nak, jangan kau tinggalkan bundamu"Ingin kuhapus air mata ituDan kugantikan senyum kebahagiaan ketika kau melihatku mempersembahkan yang terbaik untukmu


Ya Ummi, Uhibuki fillah

Aku ingin mencintaimu karena Allah
dan aku ingin berbakti juga karena Allah

Selasa, 27 November 2012

Hanya Goresan Tinta Lembut


Puisi ini ditulis oleh adik saya tgl 26-08-2012 dengan sedikit gubahan :)

Tangan-tangan kecil itu
Penuh dengan sandiwara
penuh dengan luka,penuh dengan lara
penuh dengan pilu,penuh dengan tangis

Mereka meminta-minta
dan  berharap pada para dermawan
tapi..
memang bukan keinginan mereka
hanya terdorong oleh orang-orang tak bertanggung jawab
Alangkah malangnya...
Oh Tuhan,
mengapa semua ini bisa terjadi?
Apakah Engkau sedang beri mereka cobaan?
Apa Engkau ingin mebuka mata hati manusia?
Ataukah apa?
Tuhan,
Semua ini tak dapat aku ungkap
dan tak dapat aku terkap
Akankah selalu menjadi Rahasia Mu
dalam goresan tinta lembut di Lauhul Mahfudz