Kita Sutradaranya, Allah Produser Sinema Kehidupan Ini
Kata orang, kita hidup di dunia sbg aktor dan Allah-lah yg mjdi sutradaranya. But, I've another opinion. Allah bukanlah sutradara kehidupan ini, tapi kitalah aktor sekaligus sutradaranya. Allah adalah produser dari sinema kehidupan makhluk2nya. Allah memberikan kebebasan utk kita memilih kehidupan mana yg hendak kita tuju. Jika kita memilih kebaikan maka kebaikan pulalah yg akan kita dapat, jika kita memilih keburukan maka keburukanlah yg akan kita dapat pula. ﺇﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻻ ﻳﻐﻴﺮ ﻣﺎ ﺑﻘﻮﻡ ﺣﺘﻰ ﻳﻐﻴﺮﻭﺍ ﻣﺎﺑﺄﻧﻔﺴﻬﻢ "Sesungguhnya
Allah tidak mengubah apa yang ada pada sebuah kaum hingga mereka
mengubah apapun yang ada pada diri mereka." (QS. Ar Ra’du:11)
Sebagaimana produser, jika sinemanya bagus pasti banyak uang yg akan mengalir utk membiayai sinema itu. Begitupula Allah akan menambahkan nikmat-Nya utk kita manakala kita bersyukur atas nikmat-Nya. Bisa jadi pula Allah mengurangi nikmat-Nya utk kita manakala kita tak pandai bersyukur kepada-Nya.
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika
kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni'mat) kepadamu, dan jika
kamu mengingkari (ni'mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS. Ibrahim :7)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar